Semua Dark Ocean
The Big Shell [TERSEDIA] Rp 99,000

Deskripsi: Tanpa tau alasannya, Nona Rebecca hanya ingin memiliki pengawal yang tidak seperti Namara, banyak ngomong. Dia mau prajurit yang dipilih Ayahnya bertugas layaknya cangkang besar. Diam, jangan cerewet, dan tentu, kuat. Tapi ternyata, saat Ayahnya menugaskan Freen menemaninya ke Pulau Orkney, artian cangkang yang semulanya hanyalah omong kosong perlahan berubah menjadi artian yang sensual.Karya Original: Author_Lagibosan Kategori: Dewasa (18+), Psikologis, Kerajaan.Kisah ini menyentuh sisi gelap dan rapuh manusia, dengan adegan dewasa yang dihadirkan untuk menghidupkan cerita, bukan sekadar pemanis [Bisa dilewati jika terganggu]. Cerita ini hanya untuk pembaca yang siap menyelami isu sensitif [Alert], emosi dan konflik yang mendalam di setiap karakternya.Total Chapter: 30 Chapter [45 Chapter jika dihitung dengan subchapter] 107ribu kata.Disclaimer: Semua yang terdapat dalam cerita ini adalah fiktif, termasuk nama, tempat, sejarah, dan seluruh elemen lainnya. Jika terdapat kesamaan dengan kenyataan, hal tersebut murni kebetulan. Author Note: Jagalah karya ini, jangan plagiat atau membagikannya sembarangan. Terima kasih telah hadir, membaca, dan menghidupkan kisah ini di dalam perjalanan waktu kalian....PrologCatatan harian, Rebecca. 28 Juni 1979Aku lelah! Aku capek menghadapi prajurit yang bahkan tak ingin menatapku! Bukan karena aku ingin ditatap, oke? Aku hanya ingin... dia bicara padaku.Setidaknya tidak hanya diam, kaku, berdiri tegap dengan pandangan lurus! Aku ingin prajurit yang mengawal ini setidaknya menjawab dengan senyuman saat aku berkata, kamu mau muffin? Tapi dia malah diam bergeming, seolah ada bom yang akan meledak di bawah kakinya!Crap. Aku tau aku salah dari awal. Aku seharusnya tidak meminta pada Ayah untuk menugaskannya sebagai cangkang. Oke, aku akui, aku memang tak ingin diganggu dalam perjalanan ini. Aku tak ingin ada prajurit yang mengajakku bicara tentang betapa dunia luar begitu keras untuk dihadapi, seperti Namara. Dia prajurit yang paling buruk. Kerjaannya selalu bicara tanpa henti. Daun telingaku hampir layu dibuatnya. Oleh sebab itu aku meminta prajurit yang seperti cangkang. Cangkang yang besar dan kuat! Tak perlu banyak bicara, dia selalu ada di setiap aku berjalan, dan selalu siap menangkis serangan dari luar, melindungiku.Itu mauku... sebelumnya. Sekarang, darahku mendidih setiap kali melihat prajurit wanita ini hanya diam saat aku bertanya banyak hal. Aku yakin, dia tidak bisu. Sebelum kami pergi ke pulau kecil indah ini, dia berkata pada Ayah dengan lantang, "Siap, komandan! Aku akan menjaga Nona Rebecca dengan nyawaku." Aku mendengar dengan jelas, dia tidak bisu sama sekali. Pena itu terhenti menulis. Anak dari komandan Armstrong ini sepertinya sangat kesal dengan apa yang dia hadapi siang tadi. Jelas dia melihat wajah si prajurit sedikit lelah, keringatnya terlihat lebih banyak dari biasanya, terutama di bagian leher. Saat Rebecca menyentuh dahi sang prajurit, ternyata suhu tubuh prajurit sangat panas. Namun, saat ditanya apakah dia demam atau tidak, dan istirahatlah, sang prajurit hanya menatapnya dengan diam. Tak berbicara sama sekali. Dia tetap berdiri, menunggunya di dekat pintu restoran. Saat itu, Rebecca ada pertemuan dengan anak menteri di Pulau Orkney ini, Larch Lowell, calon tunangannya.Amarah belum surut, sambil bersandar di pinggiran kasur seraya menikmati angin malam dari jendela terbuka, Becca menulis kembali catatan hariannya.Siapa namanya pun aku belum mengetahuinya. Besok akan aku tanya, atau sekarang saja? Apa dia masih sakit? Oh? Apa dia sakit malaria!? Artinya, dia akan mati besok!? Buku itu terbiarkan, Becca terkejut oleh dugaannya sendiri. "Apa dia baik-baik saja?" Becca menatap pintu, menduga-duga jika sang prajurit belum beranjak dari tugasnya. Karena terlalu sibuk melimpahkan emosi di buku, Becca tak mendengar langkah yang beranjak dari sisi pintu itu. 'Dia masih di sini, kan?' Lirih sekali suaranya, Becca meletakkan buku harian tebal itu di atas kasur. Dia perlahan turun, menapak lantai kayu. Kakinya yang putih pelan-pelan melangkah, entah kenapa dia merasa takut suara langkahnya terdengar. Saat berada di depan pintu, dia menggigit sedikit bibir dalamnya. Lagi-lagi, debaran ini terasa. Becca tak tau apa arti dari perasaan yang mengalir ini. Dia tak pernah mempertanyakan, Becca hanya merasakan. Lalu, ceklek. Dia memutar kenop pintu itu. Perlahan, Becca membuka pintunya dan kepalanya slow motion mengintip ke sisi samping pintu. Tempat si prajurit berdiri. Dan. Tergagap.Prajurit itu menoleh, menatapnya lurus ke mata itu. Semua prajurit yang dia temui tak ada yang berani menatapnya seperti ini. Namun wanita ini... berbeda.Becca terbeku, dia tak mempersiapkan pertanyaan. Dia hanya membalas tatapan itu dengan mulut yang sibuk bergerak mencari kata yang pas untuk dikatakan. Hingga, "Kamu sudah makan?" Basa-basi lainnya yang tak mungkin akan dijawab. Benar saja, prajurit itu langsung mengalihkan tatapannya ke depan, mengabaikan pertanyaan itu. Marah kembali, darah mendidih. Tatapan Becca juga tampak, what the hell? Dia lagi-lagi mengabaikanku? Dengan cepat Becca masuk dan menutup pintu itu dengan kasar. Dia bersandar di balik pintu itu dengan emosinya yang tak stabil sedikit pun, dadanya naik turun penuh gemuruh. Becca tak terima dia diabaikan terus menerus. Tok tok tok. Pintu diketuk, Becca langsung membukanya. Alisnya terangkat, seolah berharap ada satu rentetan kalimat yang akan dia dengar. Tapi ternyata, si prajurit wanita ini masuk, menutup jendela, memastikan angin dingin tak mengganggu tidur anak komandan Armstrong. Setelah itu, dia pergi. Eits. Tapi tak semudah itu. Becca langsung menutup pintu, tak membiarkan prajurit ini keluar. Dia sudah penat diabaikan terus selama seminggu. Becca butuh interaksi, setidaknya singkat, tak masalah. Wanita ini... membuatku begini.Prajurit itu tak memberi ekspresi terkejut saat pintu itu ditutup, wajahnya aduhai tenang sekali. "Aku semula memang butuh prajurit seperti cangkang, melindungiku tanpa berbicara sedikit pun. Tapi aku tidak bisa diabaikan terus sampai sekarang. Kamu.." Dia tak menaikkan nada bicaranya, Becca sebenarnya kewalahan dengan perasaan di tengah dadanya. Degup jantung itu sejak tadi menari seru ketika dia menutup pintu ini. "Kamu..." Dia tertegun, panas. "... harus menjawab pertanyaanku mulai sekarang. Kamu tidak bisu, kan?" Tatapan sang prajurit tak teralihkan ke tempat lain, hanya pada Becca. Juga, seperti biasa. Dia tetap tak menjawab. "Aku akan menghukummu jika tidak menjawab pertanyaanku. Kamu tau kalau aku punya kewenangan itu, kan?"Berkedip sekali mata sang prajurit. Dia menghela napas ringan. Tapi tetap tak menanggapi perkataan itu, dia hanya mendengarkan. Becca mendekat, lupa dengan dugaan malaria sebelumnya. Dia hanya mengikuti insting, kakinya ingin lebih dekat. Saat jarak mereka hanya sekitar sepuluh senti, Becca yang sedikit mendongak saat melihat prajurit ini, dia berkata dengan kegugupan yang tiada tara, "Apa mulai sekarang aku tak perlu seperti ini lagi?" Mengemis agar kamu bicara padaku?Sang prajurit paham pertanyaan itu. Amarah ini, permintaan ini, selalu menjadi topik saat mereka berdua. Baik di balik bangunan tua yang telah roboh, di gereja, ataupun di kamar seperti sekarang. Anak komandan Armstrong selalu memintanya untuk berbicara. Tapi..Si prajurit akhirnya mengalihkan tatapannya. Dia masih berdiri tegap, tatapannya ke bawah. Jarak mereka terlalu dekat. Terlebih lagi, seorang prajurit tak boleh mundur sebelum diberi perintah. Dia harus tetap di tempat, seperti sekarang. "Kamu ingin aku menghukummu?" Suaranya bergetar, perasaan Becca terasa menggebu-gebu saat ini. Dia baru saja menatap bibir sang prajurit, hampir saja khilaf untuk mendekat.Deg. Tatapannya dibalas lagi. Becca diam, detak jantungnya terasa lebih kencang. Namun si prajurit ini hanya berkata, "Aku ditugaskan hanya untuk menjadi cangkang besar sesuai yang Anda inginkan, Nona. Tidak lebih. Jadi aku mohon, Nona Rebecca. Biarkan aku menjalani tugas ini dengan semestinya. Jangan paksa aku-" Diam, menatap lurus ke depan.Freen tetap bergeming, tak menjauh, meski sekarang...... Nona Rebecca mencium bibirnya. 

KIOBI - FULL CHAPTER Rp 135,000

FREENBECKY versi LINKATHFULL Chapter [Harga termasuk pajak 10%]Total kata: 177.000 kataBuruan! Singkirin netflix kalian dan baca dulu nih KIOBI. Dijamin seru! Nikmati tulisan author di hari libur kalian! Dan, please jangan terkejut dengan style tulisan author di cerita ini. Author imperfect guys! And terlalu bebas mengolah kata. HeheNote: Author tidak hanya menjual cerita, tapi juga termasuk waktu, feeling, ketulusan dan tentunya ide yang tidak biasa meskipun cerita ini termasuk cerita ringan. Author merasa KIOBI sangat bisa dijadikan pilihan untuk menemani hari-hari kalian. Dengan harga terjangkau, kalian bisa mengisi waktu senggang untuk berkenalan dengan Lin dan Kath versi KIOBI serta mengikuti jalan cerita kehidupan mereka yang tidak akan membosankan. So, let's buy it and just read it. Jangan menyebarkan file yang sudah kalian beli ya guys, jadikan itu barang berharga kalian. Yap, jadilah pembaca yang bijak.Thanks my readers! I LOVE U guys!Jika file tidak bisa didownload, tetap klik download dan pilih titik tiga di browser untuk pilih 'Buka dengan...' Klik wps office. File bisa dibaca.

The Whispering Night Rp 10,000

Cast: FREENBECKYKategori: One Shot, cerita singkat.Theme: HorrorInspirations: last story

Dark Ocean - Eng Ver. FULL CHAPTER Rp 369,000

$22,8Copyright is recorded on Wattpad. All story content is copyright of Author_Lagibosan. If anyone plagiarizes or distributes content illegally, then according to the Copyright Law will be fined 300,000,000. (Rupiah)Do not plagiarize or share files for free with others.Respect the Author. Let authors continue to work without worrying about the actions of irresponsible people. Take care of the author's work, thank you. Happy reading!Please be a wise reader.

DARK OCEAN - FULL CHAPTER Rp 189,000

Harga sudah termasuk pajak 10%Total kata: 280.000 Kata61 Chapter Termasuk Epilog-Tidak akan di-up di Wattpad'Genre: Fantasi/komedi/romance/trauma/mythHanya tersedia di Link.______________________________Hak cipta tercatat di Wattpad. Semua konten cerita adalah hak cipta Author_Lagibosan. Jika ada yang plagiat ataupun menyebarkan konten secara ilegal, maka menurut Undang-undang Hak Cipta akan didenda 300.000.000Jangan plagiat ataupun menyebarkan file secara percuma pada orang lain.Hargai Author. Biarkan Author tetap berkarya tanpa khawatir tentang ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. Jaga karya author, terima kasih. Tolong jadilah pembaca yang bijak.Happy reading!Note: Tersedia 1 file lengkap dan pecahan

MY PROPERTY -18+ ENGLISH VERSION - FULL CHAPTER Rp 120,000

Price: $7,56 dollar USDTotal word: 78000 (30 chapters including epilogue)PDF and EPUB Files AvailablePROLOGUEPersistence in the depths of despair led Rebecca Sarah to follow the path that her uncle showed her. She was lured into a high-paying job in the big city of Seattle, Washington. As it turned out, after traveling all the way from her native Bangkok, Rebecca was surprised to find that her Uncle was one of the managers at Zero Club and told her, 'You just dance, yeah naked. Nothing more. But first, you have to meet the boss. Don't let her fire you on your first day. Because...' Her uncle whispered fearfully, 'She was abandoned by her ex and her ex married the next day.'Stunned. Rebecca didn't know what to do. Should she just comply or go back to Bangkok?Because! This is no ordinary club! Everyone here is... a woman!I'm STRAIGHT AS THE FUCK!Shit.....But none of that happened, suddenly Sam Freen's boss offered her something else. In short, do you want to be my property?I'll take care of you and use you, as best I can.Financial freedom?I'll give it to you.Do you want it?_______________________________Author_Lagibosan, presenting..My PropertyFreenbeck Fanfiction - Rate 21+ Mature AlertWarning. Not allowed for children under 21 years old.(This is a light story. Want an entertaining story, can read this story)Copyright is recorded on Wattpad. All story content is copyright Author_Lagibosan. If anyone plagiarizes or distributes content illegally, then according to the Copyright Law it will be fined 5,000,000,000. (Indonesian Law)Please, don't plagiarize or share files for free with others.Respect the Author. Let the Author continue to work without worrying about the actions of irresponsible people.The content of the story contains implicit or explicit vulgar elements, also includes harsh words and some elements that imply that children under 18 years old are prohibited from reading this story. In addition, it is prohibited to plagiarize all ideas in any form from the content to be provided.All character names are as fictional as possible. If there are similarities in names, please understand.That's all.HAPPY READING FOLKS!

MY PROPERTY FULL CHAPTER - IND Rp 77,000

Harga sudah termasuk pajak 10%Total kata: 70.000 Kata30 Chapter Termasuk Epilog-Tidak akan di-up di Wattpad karena banyak adegan mature, tapi masih dalam kadar 'Sewajarnya.'- Tidak ada unsur kekerasan di sini-Hanya tersedia di Link.__________________________________________------PROLOG-----+ MY PROPERTY +Kegigihan dalam rasa putus asa yang begitu dalam membuat Rebecca Sarah menitih jalan yang Pamannya berikan untuknya. Dia diiming-iming akan diberi pekerjaan yang gajinya sangat besar di kota besar, Seattle, Washington. Ternyata, setelah menempuh perjalanan jauh dari kota asalnya, Bangkok, Rebecca malah terkejut karena ternyata Pamannya adalah salah satu manajer di Zero Club tersebut dan mengatakan padanya, 'Kamu tinggal menari saja. Ya, naked stripper. Tidak lebih. Tapi sebelumnya, kamu harus bertemu dengan bos. Jangan sampai dia memecatmu di hari kerja pertamamu. Sebab...' Pamannya berbisik sedikit, 'Dia baru saja ditinggal nikah.'Tertegun. Rebecca tak tau apa yang harus dia lakukan. Apa dia harus menuruti saja atau pulang ke Bangkok? Sebab! Ini bukan club biasa! Semua orang di sini... wanita!Aku STRAIGHT AS THE FUCK! Shit.....Tapi untunglah semua itu tak terjadi, tiba-tiba bosnya yang bernama Sam Freen ini menawarkan hal lain padanya. Singkatnya, kamu mau menjadi propertiku?Aku akan menjagamu dan menggunakanmu, sebaik mungkin.Financial freedom?Aku akan memberikannya padamu.Mau?___________________________________Author_Lagibosan, mempersembahkan...+My Property+Freenbeck Fanfiction - Mature AlertIngat. Tidak diperbolehkan untuk anak di bawah 18 tahun.(Ini adalah cerita ringan. Ingin cerita menghibur, bisa baca cerita ini)Hak cipta tercatat di Wattpad. Semua konten cerita adalah hak cipta Author_Lagibosan. Jika ada yang plagiat ataupun menyebarkan konten secara ilegal, maka menurut Undang-undang Hak Cipta akan didenda 5.000.000.000Plis, jangan plagiat ataupun menyebarkan file secara percuma pada orang lain.Hargai Author. Biarkan Author tetap berkarya tanpa khawatir tentang ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. Konten cerita mengandung unsur vulgar secara implisit atau eksplisit, juga termasuk kata-kata kasar dan beberapa unsur yang menyiratkan agar anak dibawah 18 tahun dilarang membaca cerita ini. Selain itu, dilarang memplagiat semua ide dalam bentuk apa pun dari konten yang akan diberikan. Semua nama tokoh dan karakter dibuat se-fiksi mungkin. Jika ada kesamaan dalam nama harap dimaklumi. Sekian.HAPPY READING FOLKS!Note: Ada file satuan dan gabungan (MYP ALL CHAPTER)

Install Author_lagibosan ke Home ScreenDapatkan notifikasi ketika ada cerita baru.

Caranya:

1. Klik tombol Share di bagian bawah

2. Klik Add to Home Screen