Gratis
Anak yang Tidak Diberi Waktu mengikuti Arga, pria
dewasa yang kembali ke masa lalunya dengan ingatan utuh. Alih-alih memperbaiki
segalanya, ia memilih hidup lebih sunyi dan terukur, hingga bertemu Kara,
remaja miskin yang cepat belajar dan terlalu cepat dewasa.
Kara tumbuh di bawah bimbingan Arga, namun dunia di
sekelilingnya bergerak lebih cepat dari niat baik. Ia direkrut oleh struktur
kriminal yang tidak menawarkan pilihan, hanya arah. Saat Arga mencoba
menariknya kembali, Kara justru memilih melangkah lebih jauh, menjadi bagian
dari sistem yang ingin ia kendalikan dari dalam.
Hubungan mereka berubah dari guru–murid menjadi dua garis
yang tak lagi sejajar. Kara mengkhianati, bertahan, dan akhirnya memilih mati
demi memutus lingkaran kekerasan, bukan sebagai pahlawan, melainkan sebagai
keputusan terakhir atas hidupnya sendiri.
Epilog dituturkan dari sudut pandang Nara, yang berziarah ke
makam Kara, menutup kisah tanpa penebusan, tanpa janji, hanya pengakuan.