SINOPSISAdakah alasan tidak suka sayur ?Adakah alasan membuang sayur ?adakah alasan harus dipaksa makan sayur ?Buku ini mengajak anak-anak menelusuri keajaiban sayur sebagai ciptaan Allah. Dari warna, rasa, dan bentuknya, hingga manfaat untuk kesehatan, ilmu, ekonomi, dan inovasi, setiap sayur mengajarkan hikmat, kreativitas, dan rasa syukur. Kisah Daniel dan teman-temannya menjadi teladan untuk memilih yang baik dan menghargai berkat Tuhan. Dengan bahasa yang sederhana dan edukatif, buku ini memotivasi anak-anak makan sayur, belajar dari ciptaan Allah, dan memuliakan-NyaÂ
Buku ini hadir sebagai panduan refleksi dan pertumbuhan bagi setiap pekerja Kristen. Dalam 12 bab, pembaca diajak memahami makna kerja, profesi, etika, dan panggilan Tuhan: Creation, Fall, Redemtion, Consumation (CFRC). Â (CFRC: Faith, Responsibility, Calling) dalam kehidupan sehari-hari. Setiap pekerjaan, sekecil apapun, memiliki nilai rohani dan sosial jika dijalani dengan iman, integritas, dan hati untuk melayani. Buku ini juga menyediakan alat praktis, termasuk form penilaian diri, untuk membantu meningkatkan kualitas kerja dan kesaksian hidup Coram Deo. Semoga buku ini menjadi sumber inspirasi, motivasi, dan pertumbuhan bagi pembaca.
Buku ini mengisahkan perjalanan seorang pembelajar seumur hidup yang merangkai diri melalui kebiasaan membaca, menulis, dan melihat. Dalam lima episode naratif-edukatif, pembaca diajak menyelami dialog batin diruang sunyi, keramaian kota, relasi keluarga, hingga meja pemuridan. Terinspirasi oleh Alkitab dan pemikiran para teolog serta filsuf Kristen, buku ini menegaskan bahwa pembentukan diri adalah proses panjang yang penuh makna.Sebuah undangan untuk hidup dengan hikmat, iman, dan kesetiaan.
 Kita berbicara yang paling dekat. Tubuh kita adalah puzzleyang Tuhan percayakan, setiap anggotamlidah, tangan, mata, hati memiliki peranpenting untuk memuliakan-Nya. Di era milenial dan sosial media, godaan untukiri, egois, atau tergoda konten menyesatkan begitu nyata. Buku ini mengajakpembaca merenung melalui enam episode, belajar dari pengalaman Daud dan St.Agustinus, serta mengembangkan pengendalian diri dan kejujuran dalam kehidupansehari-hari. Setiap anggota tubuh yang menyesatkan diajak dikendalikan ataudiubah menjadi berkat. Dengan refleksi, pertanyaan pemantik, dan komitmen diri,pembaca dibangkitkan untuk sadar, bertumbuh, dan menjadikan tubuhnya sebagaibait kudus yang menyatu dalam puzzle yang memuliakan Tuhan dan memberkatisesama. Setiap hari saya akan berbagi.
Merangkai Puzzle Diri adalah buku reflektif-bilingual yang menuturkan perjalanan iman, identitas, dan makna hidup dalam terang kehendak Allah. Melalui kisah personal, dialog, dan perenungan teologis, pembaca diajak memahami hidup sebagai rangkaian kepingan yang sedang disusun Tuhan. Buku ini menegaskan manusia sebagai Imago Dei yang diproses menuju Missio Dei, berakar pada Christian Worldview dan keyakinan akan desain besar Allah atas setiap kehidupan.